Site icon herbberger.com

Ramadan Jadi Waktu Tepat Berhenti Merokok, Simak Tips Dokter

[original_title]

Jackiecilley.com – Puasa Ramadan menjadi momen tepat untuk berhenti merokok, menurut dr. Gia Pratama, seorang dokter di Instalasi Gawat Darurat. Ia menjelaskan, bulan suci ini menyediakan kesempatan bagi individu untuk menata kembali gaya hidup, termasuk menghilangkan kebiasaan merokok.

Dalam pandangannya, perubahan ini tidak dapat dipaksakan, melainkan harus dimotivasi oleh kesadaran diri. Selama Ramadan, umat muslim harus menahan diri dari makan dan merokok sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, sehingga menjadikannya waktu yang cocok untuk refleksi dan perubahan.

Dr. Gia menekankan bahwa tidak ada individu yang dapat berhenti merokok hanya karena disuruh oleh orang lain, termasuk dokter, keluarga, atau pasangan. Dalam sebuah podcast, ia menyatakan, “Belum pernah ada sejarahnya seseorang itu berhenti merokok karena disuruh. Harus berasal dari diri sendiri.”

Ia juga mengungkapkan bahwa sekadar melarang pasien sering kali tidak membuahkan hasil yang signifikan. Pendekatan otoriter terbukti kurang efektif, dan dr. Gia menilai bahwa selama ini, pasien jarang-benar berhasil menghentikan kebiasaan merokok hanya karena instruksi.

Meskipun tantangan besar, dr. Gia melihat potensi positif bagi mereka yang memiliki niat tulus untuk berubah. Dirinya mendorong para perokok untuk memanfaatkan energi dan semangat yang muncul selama Ramadan sebagai sumber kekuatan tambahan untuk melawan kecanduan merokok. Dengan demikian, harapan untuk berhenti merokok di bulan suci ini tetap ada bagi mereka yang bersungguh-sungguh ingin mengubah hidupnya.

Exit mobile version