Site icon herbberger.com

Pohon Ek Ternyata Panjang Umur Berkat Mikroba Penangkal Iklim

[original_title]

Jackiecilley.com – Penelitian baru mengungkap rahasia umur panjang pohon ek, yaitu mikroba yang berperan sebagai pelindung dari perubahan iklim. Terkenal sebagai simbol ketahanan, pohon ek (Quercus petraea) menunjukkan daya tahan yang luar biasa meskipun mengalami kondisi lingkungan yang ekstrem. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Host & Microbe ini mengungkapkan bahwa komunitas mikroba, yang terdiri dari jutaan bakteri dan jamur, membantu pohon ek bertahan hidup.

Setiap bagian dari pohon ek dihuni oleh mikroba spesifik. Di bagian daun, kelompok bakteri Proteobacteria mendominasi, berkontribusi pada metabolisme pohon, sementara kelompok Actinobacteriota di akar mendukung penyerapan nutrisi dan air. Dalam penelitian ini, para ilmuwan juga menemukan bahwa jamur, seperti ektomikoriza, sangat penting dalam membantu pohon bertahan di tanah yang asam.

Uji ketahanan dilakukan terhadap 144 pohon ek berusia 40 tahun di Norfolk, Inggris. Para peneliti menciptakan kondisi stres ekstrim dengan mengurangi kelembapan tanah dan merusak kulit kayu. Meski tingkat kelembapan tanah turun hingga lebih dari separuh, komunitas mikroba di dalam pohon tetap stabil, meskipun pohon mengalami stres fisiologis.

James McDonald, penulis senior penelitian dari University of Birmingham, menyatakan bahwa mikrobioma adalah adaptasi kunci pohon terhadap stres lingkungan. Selama periode kekeringan, jumlah bakteri Actinobacteriota meningkat, yang diketahui memiliki kemampuan untuk mendukung perkembangan akar dan memecah nutrisi.

Penemuan ini diharapkan membuka kemungkinan baru dalam konservasi hutan, termasuk inokulasi mikroba bermanfaat pada pohon yang rentan. Stabilitas mitra mikroba di dalam pohon ek menjadi penting untuk menjaga ekosistem, terutama dalam konteks perubahan iklim yang cepat.

Exit mobile version