Jackiecilley.com – PT PLN (Persero) melaporkan bahwa pemulihan listrik hampir rampung di seluruh desa yang terdampak banjir di Sumatera, kecuali di Aceh yang masih menghadapi kendala serius. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan hal ini dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu lalu. Di Sumatera Utara, dari 6.223 desa yang terpengaruh, 99,97 persen telah mendapatkan kembali pasokan listrik, dengan hanya dua desa di Tapanuli Utara yang masih padam.
Darmawan menjelaskan tantangan dalam pendirian tiang listrik di daerah yang belum sepenuhnya stabil. “Tiang-tiang listrik yang kami dirikan beberapa kali roboh dan harus didirikan kembali,” ujarnya. Di Sumatera Barat, semua 1.265 desa yang terdampak telah pulih sejak 23 Desember 2025.
Namun, situasi di Aceh lebih rumit dengan kerusakan transmisi yang belum pernah dialami sebelumnya. Kerusakan terjadi pada jalur transmisi Bireun – Arun – Peusangan, yang tersambung dengan pembangkit listrik. Total 66 tower transmisi dilaporkan rusak, termasuk 19 tower yang roboh. Selain itu, akses ke beberapa wilayah masih terisolasi, memperlambat proses perbaikan.
Darmawan menyatakan bahwa dari 6.500 desa di Aceh, 60 desa masih belum mendapatkan aliran listrik, mencakup sejumlah kabupaten seperti Aceh Barat, Aceh Tamiang, dan Aceh Tengah. “Kami perlu melakukan perencanaan lebih baik untuk memperkuat sistem menghadapi bencana di masa mendatang,” tandasnya. Dengan langkah-langkah ini, PLN berupaya memastikan semua warga dapat segera merasakan kembali aliran listrik.