Site icon herbberger.com

Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Intimidasi Advokasi Masyarakat Sipil

[original_title]

Jackiecilley.com – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Utara mengecam tindakan penyiraman air keras yang dialami oleh aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dalam pandangan Badko HMI, peristiwa ini adalah bentuk intimidasi terhadap upaya advokasi yang dilakukan oleh masyarakat sipil.

Ketua Umum Badko HMI Sumut, Muhammad Yusril Mahendra Butar-Butar, menyatakan bahwa aksi kekerasan tersebut tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga memberikan dampak psikologis yang serius bagi para pejuang keadilan. Yusril mengungkapkan pendapatnya dalam sebuah Diskusi Publik yang berlangsung di Gedung Insan Cita Badko HMI Sumut, Medan, pada Selasa, 17 Maret 2026.

Diskusi tersebut juga menghadirkan berbagai narasumber yang berkompeten, termasuk Irvan Syahputra, Direktur LBH Medan, dan Juniaty Aritonang, Sekretaris Eksekutif BAKUMSU. Para narasumber tersebut memberikan perspektif kritis mengenai perlindungan terhadap para pembela hak asasi manusia di Indonesia, serta mendiskusikan tantangan yang dihadapi aktivis dalam menjalankan misi mereka.

Kejadian penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus ini menjadi sorotan, terutama terkait dengan keamanan aktivis di negara ini. Tindakan ini dianggap semakin menambah ketegangan dalam situasi hak asasi manusia yang sudah rentan di Indonesia. Melihat urgensi peristiwa ini, Badko HMI Sumut menyerukan perlunya dukungan dan perlindungan bagi para aktivis dalam rangka menciptakan iklim yang lebih aman untuk advokasi hak asasi manusia.

Dengan latar belakang tersebut, diharapkan perhatian publik dan pemerintah terhadap isu perlindungan aktivis dapat semakin meningkat guna mencegah terulangnya tindakan kekerasan serupa di masa mendatang.

Exit mobile version