Site icon herbberger.com

Pemkot Sidoarjo Galakkan Normalisasi Sungai Antisipasi Banjir

[original_title]

Jackiecilley.com – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tengah mengintensifkan proyek normalisasi sungai untuk mencegah banjir. Melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSA), langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi terhadap banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut, terutama akibat sedimentasi yang menumpuk.

Kepala Dinas PUBMSA Sidoarjo, Mohammad Mahmud, menyebutkan bahwa fokus utama pengerjaan saat ini terletak di sungai di kawasan belakang Pabrik Gula Krembung, tepatnya di Mojoruntut, Kecamatan Krembung. “Normalisasi ini dilakukan karena sedimen di lokasi tersebut sudah sangat banyak, sehingga perlu dilakukan intervensi,” jelas Mahmud pada Selasa (10/2).

Pengerjaan normalisasi di titik ini ditargetkan mencakup aliran sungai sepanjang kurang lebih tiga kilometer. Mahmud optimis proses ini akan selesai dalam waktu dekat, sehingga alat berat bisa dipindahkan ke lokasi lain yang juga membutuhkan penanganan serupa. “Target kami dua hingga tiga hari lagi sudah selesai di sini,” tambahnya.

Selain di Krembung, PUBMSA telah merencanakan normalisasi di empat lokasi lain, termasuk Kacer Nguli, Desa Kedung Kembar, Afvoer Wilayut di Sukodono, serta pembersihan sampah rutin di Kedondong, Tulangan.

Sementara itu, hasil pengerukan sedimen dari normalisasi akan dimanfaatkan dan tidak dibuang. Dinas PUBMSA bekerja sama dengan TNI melalui Kodim dan Koramil untuk memanfaatkan sedimen sebagai bahan pengurukan dalam program Karya Bakti TNI Terpadu. “Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Mahmud.

Hingga saat ini, tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan proyek ini. PUBMSA terus memantau progres harian untuk memastikan badget dan waktu pelaksanaan berjalan sesuai rencana.

Exit mobile version