Site icon herbberger.com

Panen Padi Saat Bulan Maulid, Petani Aceh Gelar Kenduri

[original_title]

Jackiecilley.com – Musim panen padi gadu di Aceh bersamaan dengan bulan Rabiul Awal 1448 Hijriah disambut antusias oleh para petani. Panen yang berlangsung di Kabupaten Pidie ini menjadi harapan bagi petani untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menyokong tradisi kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW.

Muslim, seorang tokoh petani dari Kecamatan Indrajaya, menyatakan bahwa panen padi dimulai menjelang 12 Rabiul Awal, yang diperkirakan jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026. Ia menyampaikan rasa syukurnya atas hasil panen meskipun tahun ini belum sepenuhnya optimal akibat serangan hama wereng cokelat yang mengganggu sebagian tanaman.

Tradisi kenduri Maulid di Aceh telah berlangsung lama, biasanya dimulai pada 12 Rabiul Awal dan bisa bertahan hingga beberapa bulan ke depan. Kenduri ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul dan merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Farida, seorang warga, menambahkan bahwa kenduri saat panen biasanya lebih meriah, sehingga mereka dapat mengundang lebih banyak tamu ke rumah.

Panen padi gadu saat ini berlangsung di berbagai kecamatan di Kabupaten Pidie, seperti Indrajaya, Peukan Baro, dan Mila, diperkirakan akan berlangsung selama dua bulan ke depan. Di wilayah Aceh Utara, masyarakat juga telah bersiap-siap untuk kenduri Maulid. Hadijah, seorang warga Gampong Aron Pirak, mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan selama tiga bulan, termasuk memelihara ayam kampung untuk acara tersebut.

Meski terdapat tantangan dalam hal dana, Hadijah yakin kenduri akan tetap dilaksanakan secara sederhana. Perayaan Maulid dianggap sebagai bagian penting dari tradisi keagamaan dan sosial yang terus dijaga oleh masyarakat Aceh dari generasi ke generasi.

Exit mobile version