Site icon herbberger.com

Mudik Hemat Energi: Gaya Berkendara dan Suhu Baterai Mobil Listrik

[original_title]

Jackiecilley.com – Perjalanan mudik menggunakan mobil listrik semakin diminati, namun pengemudi perlu memahami berbagai faktor yang memengaruhi efisiensi baterai untuk memastikan perjalanan yang hemat daya. Menurut pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, efisiensi dalam berkendara mobil listrik sama pentingnya dengan mobil konvensional, yakni meminimalkan energi yang terbuang.

Salah satu faktor utama yang berpengaruh adalah gaya mengemudi. Yannes menekankan, perilaku agresif seperti mengemudi terlalu cepat atau melakukan akselerasi mendadak dapat meningkatkan konsumsi energi secara signifikan. Pengemudi disarankan untuk mengemudi dengan stabil dan menggunakan mode eco, serta memanfaatkan fitur regenerative braking dengan mengurangi kecepatan secara halus.

Selain itu, kondisi fisik kendaraan juga berperan penting. Pemeriksaan tekanan ban dalam keadaan dingin dan penyesuaian dengan rekomendasi pabrikan dapat mengurangi rolling resistance dan meningkatkan efisiensi. Mengurangi beban tidak perlu serta menghindari penggunaan roof rack kosong juga sangat dianjurkan.

Manajemen suhu baterai merupakan aspek penting lainnya. Yannes menganjurkan pemilik mobil listrik untuk melakukan preconditioning saat kendaraan terhubung dengan charger, agar energi untuk pengaturan suhu diambil dari sumber eksternal dan tidak menggerus daya baterai saat berkendara.

Perencanaan rute sebelum perjalanan juga tak kalah penting. Memanfaatkan aplikasi seperti A Better Route Planner (ABRP) dapat membantu pengemudi memetakan titik pengisian daya dan menjaga buffer baterai pada level yang aman. Yannes mengingatkan, kesiapan fisik pengemudi harus diperhatikan, dengan beristirahat setiap dua jam untuk menjaga fokus dan keamanan berkendara.

Exit mobile version