Site icon herbberger.com

Menhut: Antisipasi Karhutla Ditingkatkan Berkat Peringatan BMKG

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengungkapkan bahwa peringatan dini mengenai potensi El Nino 2026 dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merupakan dasar penting bagi Kementerian Kehutanan untuk mengambil langkah antisipasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa, ia menyatakan bahwa BMKG telah memberikan informasi awal mengenai kedatangan El Nino yang diprediksi lebih cepat dari yang diperkirakan.

Raja Antoni menjelaskan bahwa saat ini kondisi El Nino menunjukkan intensitas sangat kuat, dengan indeks Nino 3.4 mencapai +2,19, yang berpotensi mengakibatkan penurunan curah hujan di seluruh Indonesia. Selain itu, fase positif dari Indian Ocean Dipole (IOD) yang diprediksi muncul dari September hingga November 2026 juga dapat memperburuk kondisi curah hujan di beberapa daerah.

Kementerian Kehutanan, sejak Februari, telah melakukan serangkaian tindakan pencegahan. Langkah ini mencakup rapat koordinasi lintas kementerian, apel kesiapsiagaan di provinsi rawan karhutla, serta penguatan kapasitas Manggala Agni dan aktivasi posko siaga darurat di lima provinsi.

Menhut menekankan pentingnya kolaborasi dengan BMKG dan kementerian/lembaga lainnya dalam mengatasi masalah karhutla, mengingat permasalahan ini memerlukan penanganan terpadu. Sinergi dalam deteksi dini cuaca dan penanganan cepat dinilai krusial untuk mencegah dampak yang lebih luas akibat kebakaran hutan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kesiapsiagaan menghadapi El Nino dapat terjaga, sehingga risiko karhutla dapat ditekan seminimal mungkin.

Exit mobile version