Site icon herbberger.com

Mendag: Pertemuan RI-Timor Leste Perkuat Hubungan Bilateral

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Wakil Perdana Menteri Timor Leste Francisco Kalbuadi Lay mengadakan pertemuan untuk memperkuat hubungan perdagangan bilateral antara kedua negara. Pertemuan ini berlangsung di Jakarta dan bertujuan untuk menegaskan komitmen mereka terhadap kolaborasi yang lebih erat.

Budi Santoso mengungkapkan apresiasi terhadap pertumbuhan perdagangan bilateral yang positif dan menyatakan bahwa potensi yang ada masih bisa dikembangkan lebih lanjut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar pelaku usaha dan perluasan akses pasar untuk produk unggulan kedua negara. “Kami ingin mendorong perdagangan yang semakin beragam melalui penguatan kolaborasi antarpelaku usaha,” katanya.

Wakil PM Francisco Kalbuadi Lay menambahkan bahwa sejak resmi bergabung dengan ASEAN, Timor Leste telah berupaya mempelajari berbagai kesempatan dan strategi untuk mengoptimalkan perdagangan. Ia percaya bahwa peluang kerja sama investasi dan perdagangan masih sangat terbuka, dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan.

Saat ini, Indonesia merupakan mitra dagang terbesar bagi Timor Leste di kawasan ASEAN. Total nilai perdagangan pada 2025 mencapai sekitar 423,63 juta dolar AS, yang mewakili 76 persen dari total perdagangan Timor Leste dengan negara-negara ASEAN. Pada Januari hingga Agustus 2026, total perdagangan tercatat mencapai 273,86 juta dolar AS, meningkat 1,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ekspor utama Indonesia ke Timor Leste meliputi sepeda motor, semen, dan minyak kelapa sawit, sementara komoditas impor dari Timor Leste termasuk kopi dan kopra. Pertumbuhan ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan ekonomi antara kedua negara dan membuka peluang baru bagi usaha di kedua belah pihak.

Exit mobile version