Jackiecilley.com – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengajak peralihan hubungan industrial menuju pola kolaboratif yang dikenal sebagai positive-sum game. Dalam pernyataannya di Jakarta, Yassierli menyatakan bahwa perubahan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem di mana baik pekerja maupun perusahaan dapat berkembang secara bersamaan melalui perjanjian kerja bersama (PKB).
Menurut Yassierli, tujuan utama dari kebijakan ini adalah menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya memenuhi kebutuhan hidup layak, tetapi juga fokus pada peningkatan kompetensi dan produktivitas. Ia menegaskan bahwa dalam kondisi negative-sum game, di mana hubungan pekerja dan pengusaha tidak sehat, kedua belah pihak sering kali kehilangan nilai dan kesejahteraan.
Dia memberikan contoh situasi seperti mogok kerja yang berkepanjangan atau langkah efisiensi yang terlalu drastis dari perusahaan, yang dapat merusak kepercayaan dan loyalitas pekerja. Yassierli menekankan pentingnya menuju pola kolaboratif untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan bersama.
PKB, yang dihasilkan dari kesepakatan antara pekerja dan pengusaha, menjadi krusial dalam menegaskan hak dan kewajiban masing-masing pihak. Data terbaru menunjukkan bahwa hingga November 2025, sebanyak 16.161 perusahaan di Indonesia telah melaporkan memiliki PKB. Menurut Yassierli, PKB bukan hanya sekadar dokumen formal, melainkan juga pedoman yang melindungi hak pekerja dan memberikan kepastian bagi perusahaan.
Yassierli menambahkan bahwa kementeriannya telah menyusun kerangka kerja untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan hubungan industrial yang lebih transformatif, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri secara lebih efektif.