Site icon herbberger.com

MA Batalkan Tarif Trump, Prabowo: Hargai Politik AS

[original_title]

Jackiecilley.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia menghormati dinamika politik dalam negeri Amerika Serikat, terutama setelah Mahkamah Agung AS membatalkan sejumlah kebijakan tarif yang diterapkan oleh mantan Presiden Donald Trump. Dalam pernyataannya di Washington DC pada hari Sabtu, Prabowo mengungkapkan kesiapan Indonesia untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang mungkin terjadi akibat keputusan tersebut.

Mahkamah Agung AS, melalui pemungutan suara 6-3, memutuskan bahwa Trump tidak memiliki wewenang untuk memberlakukan tarif global berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional. Meskipun demikian, Trump segera mengumumkan adanya tarif impor global baru sebesar 10 persen. Menanggapi hal ini, Prabowo menilai kebijakan tersebut bisa menguntungkan Indonesia.

Dari sisi pemerintah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat akan tetap berjalan, meskipun terdapat perubahan kebijakan. Airlangga menyebutkan bahwa perjanjian tersebut memiliki mekanisme tersendiri yang tidak terpengaruh oleh putusan Mahkamah Agung.

Dalam perjanjian yang telah ditandatangani, Indonesia meminta agar skema tarif 0 persen untuk sejumlah komoditas, termasuk produk agrikultur seperti kopi dan kakao, tetap dipertahankan. Airlangga juga menekankan pentingnya diplomasi berkelanjutan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari kesepakatan perdagangan ini.

Dia optimis bahwa kondisi ini lebih baik dibandingkan sebelumnya, dimana potensi tarif yang berlaku dapat turun dari 32 persen menjadi 10 persen. Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan negosiasi dan diplomasi secara adaptif dengan mempertimbangkan kepentingan nasional di tengah ketidakpastian global. Hal ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi stabilitas ekonomi dan daya saing Indonesia.

Exit mobile version