Site icon herbberger.com

Luis Enrique: Gelar Liga Champions Kedua Lebih Sulit Dicapai

[original_title]

Jackiecilley.com – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menyatakan bahwa keberhasilan timnya meraih gelar Liga Champions musim 2025/26 lebih menantang dibandingkan dengan musim lalu. Dalam wawancara setelah pertandingan, Enrique mengakui bahwa Arsenal memberikan perlawanan yang signifikan, menjadikan kemenangan kali ini lebih bermakna daripada kemenangan melawan Inter Milan di final sebelumnya.

PSG berhasil menambah koleksi gelar Liga Champions mereka setelah menaklukkan Arsenal dengan adu penalti 4-3, dalam final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada hari Sabtu, 30 Mei. Pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah waktu normal dan tambahan, memaksa kedua tim harus berjuang hingga babak tos-tosan untuk menentukan pemenang.

Dalam babak penalti, PSG menunjukkan ketenangan yang lebih baik, sementara dua penendang Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, gagal melesakkan gol. Hanya Nuno Mendes dari PSG yang tidak berhasil melakukan tugasnya, membuat timnya meraih kemenangan.

Dengan pencapaian ini, PSG mencatatkan sejarah sebagai tim kedua yang berhasil mempertahankan gelar Liga Champions di era modern, mengikuti jejak Real Madrid yang menjuarai kompetisi tersebut tiga kali berturut-turut antara 2016 hingga 2018. Selain itu, PSG menjadi klub Prancis pertama yang memenangkan Piala Eropa atau Liga Champions dalam dua musim berturut-turut.

Keberhasilan ini semakin memperkuat reputasi Luis Enrique di pentas Eropa. Dengan tiga trofi Liga Champions dalam karir kepelatihannya, Enrique kini sejajar dengan pelatih legendaris seperti Bob Paisley, Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, dan Zinedine Zidane.

Exit mobile version