Site icon herbberger.com

Krakatau Steel Raih Laba Bersih Rp5,68 Triliun di 2025

[original_title]

Jackiecilley.com – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mencatatkan laba bersih sebesar 339,64 juta dolar AS (setara Rp5,68 triliun) pada tahun 2025. Angka ini menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan dengan kerugian bersih sebesar 154,7 juta dolar AS (setara Rp2,49 triliun) yang dialami pada tahun 2024. Keberhasilan ini didorong oleh keuntungan dari restrukturisasi utang yang dilakukan perusahaan.

Direktur Utama KRAS, Akbar Djohan, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan langkah awal yang penting dalam memastikan keberlanjutan industri baja nasional. “Kami bersyukur atas dukungan dari pemangku kepentingan, yang menjadi pendorong utama untuk terus berkembang,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta.

Perusahaan juga berhasil meraih pendapatan dari proses restrukturisasi sebesar 519,92 juta dolar AS, yang termasuk laba dari penyelesaian kewajiban dipercepat atau haircut senilai 156,74 juta dolar AS. Secara keseluruhan, pendapatan KRAS untuk tahun 2025 mencapai 959,84 juta dolar AS (sekitar Rp16,05 triliun), dengan penjualan produk baja sebanyak 944.562 ton, meningkat 29 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi keuangan, per akhir tahun 2025, KRAS mencatatkan total aset sebesar 2,77 miliar dolar AS (sekitar Rp46,24 triliun) dan menurunkan total liabilitas sebesar 17,04 persen menjadi 2,04 miliar dolar AS (sekitar Rp34,11 triliun). Akbar menambahkan bahwa mereka berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola, di mana laporan keuangan perusahaan berhasil meraih opini Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) dari auditor independen.

Krakatau Steel optimis dapat melanjutkan pertumbuhan melalui peningkatan utilisasi fasilitas produksi dan fokus pada kebutuhan sektor infrastruktur dan otomotif di Indonesia. Upaya ini selaras dengan visi Indonesia Emas dan pertumbuhan berkelanjutan perusahaan ke depan.

Exit mobile version