Site icon herbberger.com

Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa untuk Tingkatkan Pariwisata

[original_title]

Jackiecilley.com – Kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) di Indonesia dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pariwisata di tingkat global. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menekankan bahwa kebijakan ini tidak hanya menyederhanakan proses pengajuan visa, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada 25 Juni 2026, Kemenpar menyatakan, “BVK bukan sekadar fasilitas visa. Ini adalah instrumen daya saing, pertumbuhan, dan penciptaan lapangan kerja.” Di tengah persaingan pariwisata yang semakin ketat, Indonesia perlu berupaya memastikan kemudahan perjalanan bagi wisatawan mancanegara agar tetap relevan di antara negara-negara lain di kawasan ASEAN seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Ketua Kemenpar menjelaskan bahwa kemudahan akses perjalanan merupakan faktor krusial bagi wisatawan dalam menentukan destinasi liburan mereka. Oleh karena itu, kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan pariwisata.

Sebelumnya, Indonesia telah menerapkan BVK secara luas pada tahun 2016, yang diberikan kepada 169 negara dan berhasil meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. Melalui kebijakan ini, diharapkan Indonesia dapat meraih lebih banyak perhatian dan kunjungan dari wisatawan, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penopang ekonomi nasional.

Dengan demikian, Kemenpar terus mendorong kebijakan BVK sebagai bagian dari upaya untuk menjadikan Indonesia sebagai tujuan utama pariwisata global.

Exit mobile version