Site icon herbberger.com

IHSG Turun ke 6.220 Sambil Tunggu Rilis MSCI dan Suku Bunga

[original_title]

Jackiecilley.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penutupan melemah pada Rabu sore, dengan penurunan sebesar 34,23 poin atau 0,55 persen, sehingga berada di posisi 6.220,74. Meskipun ada kenaikan sebesar 0,55 poin di indeks LQ45, banyak pelaku pasar memilih untuk bersikap hati-hati sambil menunggu beberapa agenda penting terkait suku bunga acuan.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, mengungkapkan bahwa situasi ini disebabkan oleh ketidakpastian menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) di AS dan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan berlangsung pada 18 Juni mendatang. Selain itu, pelaku pasar juga mengantisipasi pembaruan dari MSCI dan rebalancing indeks FTSE yang dijadwalkan pada tanggal yang sama.

Konsensus menunjukkan bahwa The Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunga acuan di level 3,5-3,75 persen, sementara Bank Indonesia diperkirakan akan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Pada hari yang sama, nilai tukar rupiah juga tercatat melemah sebesar 0,21 persen, menutup perdagangan di level Rp17.762 per dolar AS.

IHSG sebelumnya dibuka dengan penguatan, namun turun ke zona merah pada sesi kedua perdagangan. Sebagian sektor mengalami kenaikan, terutama sektor barang konsumen primer yang naik 0,58 persen. Di sisi lain, sektor industri mencatat penurunan terdalam sebesar 2,51 persen. Sebanyak 306 saham tercatat mengalami kenaikan, sementara 409 saham lainnya menurun.

Frekuensi perdagangan pada hari itu mencapai 2.315.000 transaksi, dengan total 31,47 miliar lembar saham senilai Rp24,67 triliun diperdagangkan. Keberadaan faktor-faktor global dan lokal yang mempengaruhi pasar menjadi perhatian utama investor, yang berharap pada stabilitas perekonomian di masa mendatang.

Exit mobile version