Site icon herbberger.com

BP Tapera Dukung Minat Rusun Subsidi dengan Pembiayaan FLPP

[original_title]

Jackiecilley.com – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) berkomitmen untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap rumah susun subsidi melalui strategi penyediaan pembiayaan yang terjangkau, khususnya Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hal ini disampaikan oleh Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, di Jakarta.

Dalam pernyataannya, Heru menjelaskan bahwa langkah pertama adalah meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada generasi muda dan pekerja perkotaan mengenai keunggulan hunian vertikal yang dekat dengan pusat aktivitas ekonomi. Selanjutnya, BP Tapera juga berkolaborasi dengan pemerintah dan pengembang untuk memastikan lokasi pembangunan rumah susun memiliki akses transportasi, fasilitas umum, dan lingkungan yang baik.

Pentingnya digitalisasi layanan pembiayaan turut ditekankan, di mana hal ini akan mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan mengajukan KPR subsidi. Selain itu, pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) juga menjadi perhatian BP Tapera, dengan penyesuaian pada desain, ukuran unit, dan kualitas kawasan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa pembangunan hunian vertikal menjadi arah fokus utama dalam penanganan masalah perumahan, terutama di kawasan perkotaan yang seringkali terbatas oleh lahan. Menurut data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025, terdapat 9,6 juta unit backlog kepemilikan rumah yang masih menjadi tantangan.

Pemerintah juga berupaya memanfaatkan tanah yang diberikan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk pembangunan rumah susun dan kota satelit. Perhatian akan rumah susun ini mendapat dukungan dari Presiden Prabowo dan Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, sejalan dengan kebutuhan mendesak akan fasilitas hunian yang layak bagi masyarakat.

Exit mobile version