Site icon herbberger.com

BI Bali Dorong Peningkatan Pangsa Pasar UMKM Wastra dan Kerajinan

[original_title]

Jackiecilley.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali kini memperkuat pangsa pasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama di sektor wastra dan kerajinan. Hal ini dilakukan melalui partisipasi dalam pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) yang diadakan di Jakarta hingga 23 Agustus. Kepala Perwakilan BI Bali, Achris Sarwani, menjelaskan bahwa keikutsertaan UMKM dalam pameran ini bertujuan memperluas akses pasar serta memperkuat jaringan bisnis.

Sebanyak 45 pelaku UMKM yang telah dibina oleh BI berkesempatan berpameran secara daring melalui laman resmi KKI. Selain itu, 18 UMKM juga mengikuti koneksi bisnis secara langsung dengan konsumen dan investor potensial. Produk yang ditampilkan mencakup wastra, perhiasan, aksesori, desa wisata, serta makanan dan minuman olahan.

Achris Sarwani menekankan pentingnya mendorong daya saing UMKM baik di kancah nasional maupun global. Pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan menjaga konsistensi produksi untuk memenuhi tuntutan pasar, terutama dalam menghadapi tantangan global, termasuk krisis geopolitik di Timur Tengah.

Perekonomian Bali pada triwulan II 2026 menunjukkan pertumbuhan yang kuat, mencapai 5,78 persen, lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,29 persen. Inflasi di Bali pada bulan Juni 2026 tercatat sebesar 3,27 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 3,34 persen.

Achris menambahkan bahwa KKI merupakan langkah strategis dalam mendorong pengembangan UMKM yang berkelanjutan dan berdaya saing, serta berbasis pada kekayaan budaya Nusantara. Melalui inisiatif ini, BI berharap dapat membantu memacu geliat ekonomi daerah di tengah ketidakpastian global.

Exit mobile version