Jackiecilley.com – Belasan gajah liar terlihat memasuki areal perkebunan dan pemukiman di Kelurahan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau. Kejadian ini dilaporkan oleh masyarakat kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau yang segera menindaklanjuti dengan mengirim tim mitigasi ke lokasi.
Tim yang terdiri dari petugas BBKSDA dan aparat setempat melakukan pengecekan dan menemukan kerusakan pada lahan budidaya semangka milik warga bernama Pak Untung. Kerusakan lahan tersebut diperkirakan terjadi beberapa malam sebelumnya akibat aktivitas gajah liar. Dalam identifikasi, tim menemukan sekitar 11 ekor gajah liar berada di area kebun durian yang berjarak sekitar 500 meter dari kawasan Hutan Lindung Sultan Syarif Hasyim.
Sebagai langkah mitigasi, tim melakukan penggiringan dengan menggunakan bunyi-bunyian dan memblokade jalur masuk gajah menuju perkebunan dan pemukiman. Api unggun juga dimanfaatkan di titik-titik yang diduga menjadi lintasan gajah. Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari saat gajah lebih aktif.
Upaya penggiringan berhasil mengarahkan kelompok gajah kembali ke area pinggiran Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim, namun potensi kemunculan kembali gajah tetap ada. Oleh karena itu, pemantauan dan langkah mitigasi akan terus dilakukan. Supartono mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan keberadaan satwa liar yang dapat menimbulkan konflik serta mendukung upaya konservasi dengan tidak melakukan tindakan anarkis.