Site icon herbberger.com

Bappenas Targetkan PPD Tingkatkan Perencanaan Daerah

[original_title]

Jackiecilley.com – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengungkapkan bahwa Penghargaan Pembangunan Nasional (PPD) diharapkan menjadi alat evaluasi yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan Prioritas Nasional di daerah. Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Bappenas, Tri Dewi Virgiyanti, di Jakarta.

Virgiyanti menjelaskan bahwa pada PPD 2026, semua provinsi wajib mengikuti seleksi. Untuk tingkat kabupaten, dari 416 peserta yang mendaftar, terdapat 334 yang diterima, sementara untuk tingkat kota, sebanyak 86 dari 94 kota berhasil mendaftar. PPD yang telah dilaksanakan sejak tahun 2011 ini menunjukkan peningkatan partisipasi setiap tahunnya, dengan tambahan nominasi bagi daerah yang baru dimekarkan.

“Kami berharap penghargaan ini bisa memberikan contoh bagi daerah lain, sehingga pembangunan dapat merata di seluruh pelosok Indonesia,” kata Virgiyanti. Ia menambahkan bahwa praktik baik yang ditemukan melalui penghargaan ini seharusnya bisa direplikasi oleh daerah lainnya.

Proses penjurian dilakukan oleh para profesional dan akademisi yang menilai berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk perencanaan program, capaian pembangunan, serta inovasi. Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa tema PPD 2026 adalah “Perencanaan dan Kinerja Pelaksanaan Prioritas Nasional di Daerah.” Pambudy menginginkan perencanaan pembangunan tidak hanya terbatas pada provinsi atau kabupaten, tetapi juga diterapkan hingga tingkat desa.

Melalui peningkatan kualitas perencanaan, diharapkan bahwa sinergi antara pusat dan daerah dapat diperkuat, mendorong pertumbuhan yang lebih merata di seluruh Indonesia.

Exit mobile version