Jackiecilley.com – ASEAN Championship 2026 diharapkan lebih dari sekadar kompetisi sepak bola, menurut Presiden ASEAN Football Federation, Mayor Jenderal Khiev Sameth. Dalam pernyataannya pada Kamis, 15 Januari 2026, ia menekankan bahwa ajang yang diadakan setiap dua tahun ini berfungsi sebagai simbol persatuan di antara negara-negara dalam kawasan ASEAN.
Khiev Sameth menjelaskan bahwa turnamen ini tidak hanya sekadar berburu trofi, tetapi juga menjadi alat untuk memperkuat ikatan sosial dan politik antarnegara. Dengan diadakannya kompetisi tersebut, diharapkan akan tercipta solidaritas yang lebih kuat di dalam komunitas yang terdiri dari sebelas negara anggota ASEAN, yang meliputi Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, di antara lainnya.
Ajang ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat sepak bola di kawasan serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap tim nasional masing-masing. Melalui pertandingan ini, para penggemar di seluruh ASEAN diundang untuk bersatu merayakan tidak hanya kecintaan mereka terhadap olahraga, tetapi juga identitas regional yang lebih besar.
Sebagai salah satu turnamen sepak bola terpenting di Asia Tenggara, ASEAN Championship 2026 diharapkan menjadi momen bersejarah yang membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola lokal dan meningkatkan kerjasama antar negara. Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung di berbagai lokasi di kawasan ASEAN dan melibatkan berbagai kegiatan komunitas untuk menggalang dukungan publik.
Dengan semangat persatuan dan kolaborasi, ASEAN Championship 2026 diharapkan mampu menampilkan bakat-bakat terbaik di kawasan dan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para pendukung di seluruh dunia.