Site icon herbberger.com

Andrie Yunus Disiram Air Keras, Wamen HAM Awasi Proses Hukum

[original_title]

Jackiecilley.com – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia, Mugiyanto, mengutuk keras tindakan penyiraman air keras yang dialami oleh Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), yang terjadi di Jakarta. Mugiyanto menyatakan bahwa serangan ini menjadi ancaman serius terhadap kebebasan berekspresi dan perjuangan hak asasi manusia di Indonesia.

Kejadian tersebut berlangsung malam kemarin, membuat Mugiyanto menegaskan bahwa kekerasan terhadap pembela hak asasi manusia tidak dapat ditoleransi dalam negara yang menjunjung tinggi hukum. “Tindakan seperti ini tidak boleh dinormalisasi,” ucapnya, menekankan pentingnya perlindungan hukum bagi semua warga negara dalam menyampaikan pandangan tanpa takut akan kekerasan.

Serangan terhadap Andrie Yunus, yang berkomitmen pada kerja-kerja HAM, dinilai Mugiyanto dapat merusak prinsip demokrasi dan mengancam keselamatan individu. Sebagai respons, ia meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas insiden ini dengan serius dan transparan, agar pelaku serta motif di balik serangan dapat diungkap.

Mugiyanto juga menyoroti bahwa penegakan hukum yang tegas penting untuk mencegah timbulnya kesan bahwa kekerasan terhadap pembela HAM dapat terjadi tanpa konsekuensi. Ia menekankan bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk melindungi semua warga negara, termasuk mereka yang aktif membela hak asasi manusia.

Dalam rangka memberikan perlindungan yang lebih baik, Mugiyanto mengungkapkan bahwa kementeriannya sedang menyusun perubahan Undang-Undang Hak Asasi Manusia yang mencakup perlindungan pembela HAM. Ia juga menyatakan keprihatinan mendalam untuk Andrie Yunus, berharap agar ia segera pulih, dan Kementerian HAM akan terus memantau perkembangan kasus ini untuk memastikan keadilan bagi korbannya.

Exit mobile version