Site icon herbberger.com

Anak Telat Bicara? Kenali Gejala Gangguan Pendengaran Dini

[original_title]

Jackiecilley.com – Keterlambatan bicara pada anak sering dianggap fase alami dalam perkembangan mereka. Namun, para ahli menegaskan bahwa kondisi ini bisa menjadi indikasi awal adanya masalah pendengaran serius. Dokter Fikry Hamdan Yasin dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana menyatakan bahwa kemampuan bicara sangat bergantung pada fungsi pendengaran yang baik.

Orang tua disarankan untuk memperhatikan perkembangan suara anak, terutama kemampuan mengoceh atau “babbling”. Jika anak berusia 6 hingga 8 bulan tidak menunjukkan kemampuan ini, bisa jadi ia mengalami gangguan pendengaran. Fikry menjelaskan bahwa pendengaran adalah indra utama yang memungkinkan anak menangkap informasi suara sebagai dasar untuk komunikasi verbal.

Tidak semua kasus keterlambatan bicara berhubungan langsung dengan gangguan pendengaran. Beberapa anak dengan pendengaran normal juga dapat mengalami keterlambatan berbicara akibat faktor lingkungan, seperti paparan berlebihan terhadap gadget tanpa interaksi, serta penggunaan lebih dari satu bahasa di rumah yang bisa membingungkan mereka saat belajar bicara.

Penting bagi orang tua untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui apakah masalah berasal dari aspek pendengaran atau stimulasi lingkungan. Untuk anak yang terdiagnosis dengan gangguan pendengaran, metode rehabilitasi seperti Auditory Verbal Therapy (AVT) tergolong efektif dalam membantu mereka mengembangkan kemampuan mendengar serta berbicara.

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masalah pendengaran pada anak dan remaja adalah tantangan besar. Lebih dari 95 juta anak di seluruh dunia mengalami gangguan pendengaran, dan hampir 60% dari masalah ini seharusnya dapat dicegah atau diobati. Dengan penanganan dini yang tepat, kualitas hidup anak-anak ini dapat meningkat secara signifikan.

Exit mobile version